Bercerita tentang kawasan kutub yang sangat dinginnya dimana terdapat air batu di mana-mana, lantas ramai orang akan mengaitkannya dengan orang Eskimo, Beruang kutub, dan Penguin. Bahkan Penguin, Beruang kutub dan orang Eskimo sering digambarkan hidup berdampingan. Bagi yang pernah menikmati lucunya filem kartun Chilly Willy ciptaan Paul J. Smith mestinya ingat bagaimana penguin kecil ini memiliki rumah Iglu khas Kutub Utara . Ooo… tidak demikian,
kata beberapa orang lagi. Orang Eskimo dan beruang Kutub tidak pernah hidup berdampingan dengan Penguin. Orang Eskimo dan beruang Kutub hidup di kawasan Kutub Utara, sementara penguin di Kutub Selatan (Antartika). Benar demikian?
Adalah benar bahawa Penguin secara semulajadi tidak hidup berdampingan dengan Beruang kutub dan orang Eskimo, dan benar pula kalau Beruang kutub dan orang Eskimo hidup di kawasan Kutub Utara dan tidak ada Penguin di Kutub Utara. Akan tetapi tidak semua Penguin hidup di Kutub Selatan, paling tidak ada tiga spesies (jenis) Penguin yang hidup di dekat kawasan tropika, bahkan satu jenis hidup di daerah tropika dekat dengan Garis Katulistiwa.
Penguin adalah burung yang tidak dapat terbang, hidupnya bergantung pada laut. Makanannya pun berasal dari laut seperti krill, ikan, dan cumi-cumi, Penguin terbesar adalah Penguin emperor (Aptenodytes forsteri) yang boleh mencapai ketinggian lebih dari 1 meter. Penguin emperor yang kelihatan gagah ini hidup di Antartika dan merupakan satu-satunya jenis yang berbiak pada musim dingin di Antartika. Sementara Penguin kecil (Eudyptula minor) adalah Penguin berukuran paling kecil yang hidup di Selandia Baru dan Australia. Penguin kecil ini benar-benar kecil dan hanya memiliki ketinggian tubuh sekitar 40 cm.
Satu-satunya Penguin yang hidup nyaris mendekati Garis Katulistiwa adalah Penguin Galapagos (Spheniscus mendiculus). Seperti namanya, burung ini hidup di Kepulauan Galapagos. Walaupun Penguin ini hidup di dekat Katulistiwa tetapi dalam hidupnya dia tetap memerlukan kawasan yang dingin. Kedinginan di Kepulauan Galapagos ini dibawa oleh arus Humboldt dan arus Cromwell.
Adanya gejala alam yang dikenal dengan nama El Nino boleh mengganggu kehidupan Penguin Galapagos ini. Pada waktu itu arus Humboldt yang dingin digantikan oleh arus Ekuator yang panas maka akan terjadilah perubahan pada persediaan makanan Penguin. Jadi bukan hanya negara Indonesia sahaja yang sengsara karena akibat El Nino yang menjadikan negara ini kering kerontang, Penguin yang hidup di Kepulauan Galapagos juga sengsara karena makanannya pupus.
Bentuk tubuh Penguin yang menarik ini dapat mengundang banyak pelancong. Di Australia, atau tepatnya di Phillip Island, negara bahagian Victoria, setiap malamnya ada pertunjukan yang diberi nama Penguin Parade. Tempat menonton dibangunkan di sini disamping lampu-lampu yang dipancarkan mengarah ke pantai untuk menyaksikan datangnya sang bintang pertunjukan ini. Penguin kecil yang baru pulang dari laut menuju sarangnya. Pertunjukan yang menarik bayaran antara A$10 hingga A$60 ini (tergantung paketnya), mengundang lebih dari 500 ribu pengunjung setiap tahun untuk menyaksikan Penguin berbaris untuk pulang membawa makanan untuk anak-anaknya.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan